wartatangsel.com
  • News
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Hukum
  • Indeks Berita
Masuk
wartatangsel.comwartatangsel.com
Font ResizerAa
  • News
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Hukum
  • Indeks Berita
Search
  • News
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Hukum
  • Indeks Berita

Trending →

Wali Kota Tangsel Panen Perdana Bawang Merah Varietes Batu di Ciputat

By
Redaksi
10 Juni 2026

Banzas dan Ansor Kota Tangsel Bedah Rumah Warga Miskin di Ciptim, Tingkatkan Kualitas Layak Hidup Masyarakat

By
Redaksi
10 Juni 2026

Wali Kota Tangsel Benyamin Serahkan Banmas Presiden di Pamulang

By
Redaksi
30 Mei 2026

Strategies to Elevate Brand Stories and Capture Audience Attention

By
Redaksi
31 Agustus 2022

Building Meaningful Connections and Loyalty in Modern Marketing

By
Redaksi
31 Agustus 2022
Have an existing account? Sign In
Follow US
2026 © Nusantaria.com. All Rights Reserved.
Ekonomi

Wali Kota Tangsel Panen Perdana Bawang Merah Varietes Batu di Ciputat

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyambut keberhasilan panen perdana bawang merah varietas Batu yang dibudidayakan melalui demplot pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang, Selasa, 9 Juni 2026.
Redaksi
By
Redaksi
Published: 10 Juni 2026
Share
3 Min Read
SHARE

NUSANTARIA.COM, TANGSEL – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyambut keberhasilan panen perdana bawang merah varietas Batu yang dibudidayakan melalui demplot pertanian di Kota Tangerang Selatan.

Panen tersebut menjadi penanda positif hasil uji coba pupuk bio-organik berbasis mikroba produksi PT BioArk Global Pte. Ltd. asal Singapura yang mampu mendukung pertumbuhan bawang merah secara optimal di wilayah dataran rendah.

Panen Hasil Demplot Bawang Merah Varietas Batu tersebut digelar bersamaan dengan Pasar Murah Hasil Bumi yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang, Selasa (9/6/2026).

Keberhasilan budidaya ini menarik perhatian karena bawang merah selama ini dikenal lebih cocok ditanam di daerah dengan ketinggian tertentu. Namun melalui penggunaan pupuk Arktivate, tanaman bawang merah varietas Batu mampu tumbuh dengan baik dan menghasilkan ukuran umbi yang lebih besar.

Benyamin mengatakan hasil panen tersebut menjadi temuan yang menggembirakan bagi pengembangan pertanian perkotaan di Tangerang Selatan. Menurutnya, inovasi teknologi pertanian perlu terus didorong untuk menjawab keterbatasan lahan dan kondisi geografis daerah.

“Yang paling menakjubkan adalah bawang yang semestinya tidak dapat tumbuh di daerah seperti kita karena ketinggiannya, namun dengan pupuk ini produksinya bagus sekali. Bawangnya lebih besar,” ujar Benyamin.

Melihat hasil yang diperoleh, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berencana menjalin kerja sama lebih lanjut dengan PT BioArk Global melalui DKP3 untuk mengkaji pemanfaatan pupuk tersebut secara lebih luas.

Apabila hasil uji coba lanjutan terus menunjukkan perkembangan positif, pupuk Arktivate akan diproduksi dalam jumlah lebih besar dan didistribusikan kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi bawang merah skala rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Bawang itu konsumsi dapur yang cukup banyak, selain cabai dan sebagainya. Kalau berhasil nanti pupuk yang digunakan akan kita produksi cukup banyak dan disebarkan ke masyarakat, sehingga produksi rumah tangganya cukup besar di Tangsel,” ucapnya.

Ia menjelaskan, uji coba saat ini masih difokuskan pada komoditas bawang merah yang umum dikonsumsi masyarakat. Sementara itu, pengembangan pada komoditas lain seperti cabai masih akan dikaji lebih lanjut seiring evaluasi hasil yang diperoleh dari demplot tersebut.

Pada kesempatan yang sama, CEO PT BioArk Global Pte. Ltd., Edward, menjelaskan Arktivate merupakan produk yang dikembangkan di Singapura dengan kandungan mikroba bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan produktivitas hasil panen. Produk tersebut juga dirancang untuk membantu tanaman menghadapi tantangan perubahan iklim.

“This soil has proven to retain moisture by 20 percent and it also can retain the nutrients by 10 percent, so it can perform much better than the usual organic soil,” jelas Edward.

Menurut Edward, media tanam yang menggunakan teknologi mikroba tersebut mampu mempertahankan kelembapan tanah hingga 20 persen dan menjaga kandungan nutrisi sekitar 10 persen lebih baik dibandingkan pupuk organik konvensional, sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas tanaman.

TAGGED:Berita Kota TangselWali Kota Tangsel
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Previous Article Baznas Kota Tangsel dan Ansor Kota Tangsel Banzas dan Ansor Kota Tangsel Bedah Rumah Warga Miskin di Ciptim, Tingkatkan Kualitas Layak Hidup Masyarakat
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie
Wali Kota Tangsel Panen Perdana Bawang Merah Varietes Batu di Ciputat
10 Juni 2026
Baznas Kota Tangsel dan Ansor Kota Tangsel
Banzas dan Ansor Kota Tangsel Bedah Rumah Warga Miskin di Ciptim, Tingkatkan Kualitas Layak Hidup Masyarakat
10 Juni 2026
Wali Kota Tangsel benyamin davnie
Wali Kota Tangsel Benyamin Serahkan Banmas Presiden di Pamulang
30 Mei 2026
Strategies to Elevate Brand Stories and Capture Audience Attention
31 Agustus 2022
Building Meaningful Connections and Loyalty in Modern Marketing
31 Agustus 2022

You Might Also Like ↷

Innovators Redefining Modern Industries Through Revolutionary Ideas

31 Agustus 2021

Tech Weapons We Need To Combat Global Warming

29 Agustus 2021

Spotlight on the Trailblazing Entrepreneurs and Revolutionary Ideas

28 Agustus 2021

Heart-Pounding Adventures for the Thrill-Seeking Explorer

29 Agustus 2021
  • Advertise with us
  • Newsletters
  • Complaint
  • Deal
Stay tuned for a blend of captivating content that not only informs but also inspires you to navigate the ever-evolving landscape of technology, marketing, and market trends!
wartatangsel.com
393.9kFollowersLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Copyright © 2026 wartatangsel.com | Made with ❤︎ by Setiawan Chogah